Deskripsi
kali ini akan dipelajari tentang
struktur dan fungsi retikulum endoplasma serta peranannya dalam proses
biosintesis protein serta fungsi retikulum endoplasma lainnya.
Kompetensi
Dasar
Menjelaskan keterkaitan antara
struktur, fungsi retikulum endoplasma dan proses biosintesis serta pemulihan
selaput sel
PENDAHULUAN
Pada tahun 1887, Garnier mencatat bahwa
sitoplasma sel kelenjar sering berbeda warna dengan bagian lain dalam
sitoplasma. Pada bagian ini sering terlihat adanya gambaran seperti guratan
atau lempen. Ia mengira bagian tersebut berhubungan dengan proses sekresi dan
bagian tersebut disebut sebagai ergatoplasma. Belakangan diketahui bahwa bagian
tersebut banyak mengandung RNA. RNA bersifat asam berarti memiliki afinitas
kuat terhadap basa, seperti metilen blue dan toloidin blue sehingga disebut
basofil. Ternyata sitoplasma yang
basofil tidak hanya terdapat pada sel kelenjar tetapi juga pada sel-sel yang
giat tumbuh dan pada sel-sel yang aktif mensintesis protein. Ergatoplasma di
dalam sel saraf disebut dengan Badan Nissl menjelang.yang disebut dengan
retikulum endoplasma (artinya jala-jala dalam plasma).
Deskripsi
Pada bab ini akan dipelajari tentang
struktur dan fungsi retikulum endoplasma serta peranannya dalam proses
biosintesis protein serta fungsi retikulum endoplasma lainnya.
Kompetensi
Dasar
Menjelaskan keterkaitan antara
struktur, fungsi retikulum endoplasma dan proses biosintesis serta pemulihan
selaput sel
PENDAHULUAN
Pada tahun 1887, Garnier mencatat bahwa
sitoplasma sel kelenjar sering berbeda warna dengan bagian lain dalam
sitoplasma. Pada bagian ini sering terlihat adanya gambaran seperti guratan
atau lempen. Ia mengira bagian tersebut berhubungan dengan proses sekresi dan
bagian tersebut disebut sebagai ergatoplasma. Belakangan diketahui bahwa bagian
tersebut banyak mengandung RNA. RNA bersifat asam berarti memiliki afinitas
kuat terhadap basa, seperti metilen blue dan toloidin blue sehingga disebut
basofil. Ternyata sitoplasma yang
basofil tidak hanya terdapat pada sel kelenjar tetapi juga pada sel-sel yang
giat tumbuh dan pada sel-sel yang aktif mensintesis protein. Ergatoplasma di
dalam sel saraf disebut dengan Badan Nissl menjelang.yang disebut dengan
retikulum endoplasma (artinya jala-jala dalam plasma).
Porter dkk (1945) menemukan jala-jala yang
halus pada sitoplasma fibroblas ayam. Pada irisan tipis jala-jala ini tampak
seperti saluran buntu, gelembung memanjang atau berupa terusan. Pada irisan
seri yang diamati si bawah mikroskop elektron, Fry Wyssling dan Muhlethaler
(1965) menunjukkan bahwa terusan-terusan tersebut saling berhubungan dan
berjalinan di seluruh sitoplasma. Retikulum endoplasma yang besar-besar dapat
diamati dengan menggunakan mikroskop cahaya seperti badan Nissl pada sel saraf
tetapai struktur yang lebih rinci baru dapat dilihat di bawah mikroskop
elektron.
STRUKTUR
RETIKULUM ENDOPLASMA
Retikulum endoplasma adalah suatu kumpulan
kantung seperti membran berbentuk pipa, gelembung dan kantung pipih yang meluas
dalam sitoplasma sel eukariot. Retikulum
endoplasma dibagi dua kategori yaitu retikul endoplasma kasar dan retikulum
endoplasma halus. Kedua macam retikulum endoplasma ini menyusun suatu sistem
membran yang melingkupi
suatu ruang. Bagian dalam membran disebut dengan luminal atau ruang sisterna
(cisternal space) dan daerah diluar membran yang disebut ruang sitosolik
(cytololic space) Perbedaan morofologi antara retikulum endplasma kasar dan
halu terletak apa ada tidaknya ribosom yang terikat pada membran yang
berhadapan dengan ruang sitosolik. Retikulum endoplasma kasar merupakan organel
berbatas membran yang terusun dari suatu kantong pipih yang disebut dengan
sisterna. Sedangkan komponen membran
dari retikulum endoplasma halus berbentuk tubular.
Perbedaan
jumlah antara kedua jenis retikulum endoplasma ditentukan oleh jenis sel.
Sebagai contoh, sel yang mensekresi protein dalam jumlah besar seperti sel
pancreas, kelenjar ludah mempunyai retikulum endoplasma yang banyak. Kalau
dilihat secara menyeluruh, retikulum endoplasma kasar dan halus dibedakan tidak
hanya berdasarkan ada tidaknya ribosom pada membrannya tetapi juga pada
susunannya dalam sitoplasma. Retikulum endoplasma kasar tampak berupa saluran
panjang, berjajar melengkung teratur, sedangkan retikulum endoplasma halus
berupak pembuluh (tubuler) atau gelembung (vesikuler) yang tidak teratur. Retikulum endoplasma kasar dan halus berhubungan di
suatu tempat, karena dalam banyak hal kedua retikulum endoplasma ini bekerja
sama dalam melakukan aktivitas sel.
-
sintesis
hormon steroid pada kelenjar gonad dan korteks ginjal
-
detoksifikasi pada hati memiliki komponen organik yang
bervariasi seperti barbiturat dan etanol.
-
Pelepasan glukosa
dari glukosa 6 fosfat pada hati. Jejumlah besar glikogen di dalam hati disimpan
sebagai granula yang terikat dengan membran luar retikulum endoplasma halus.
RETIKULUM
ENDOPLASMA KASAR
Retikulum endoplasma kasar, karena pada
membrannya melekat banyak sekali ribosom sehingga tampak kasar di bawah
mikroskop dan tidak tampak licin. Elemen karakteristik dari REG adalah berupa
lembaran tipis yang terdiri dari 2 membran bersatu pada bagian tepi
masing-masing dan dibatasi oleh suatu cavite berbentuk kantong yang aplatis (sakulus).
Letak dan jumlah dari sakulus bervariasi, tergantung pada jenis sel dan fungsi
dari aktivitasnya. Bila letak REG berkembang balk, letak sakulus menjadi
sistematis, terarah, paralel satu dengan yang lainnya. Pada sel-sel glandula
dari acini pankreas dan paratoide terdapat pada maxilla. Semua sakulus
menempati bagian basal dari sitoplasma. Pada sel yang kurang aktif juga
mengandung sakulus namun jumlahnya jarang
2. Struktur
Tabulair Retikulum Endoplasma Halus
Berlawanan
dengan penyusun lamellair dari REG, maka REL dibentuk dari satu labirynth
berkanalikula halus, saling berhubungan, dan berinfiltrasi dalam semua
sitoplasma.
Tidak ada
ribosom pada permukaan eksternal dari membrannya. REL memiliki sifat yang
membuka kantak atau hubungan yang penting dengan mitokondria, tempat glikogen
dan peroxysomes.
Kesimpulan
adalah:
- REG memiliki suatu organisasi sakular dan
membrannya ditutupi oleh ribosom.
- REL adalah suatu jalinan tubuli-tubuli yang
beranatomosis dan dikarakterisasi oleh tidak adanya ribosom.
3. Penyusun
Kimia dari Membran Retikulum Endoplasma
Dengan
teknik ultrasentrifugasi differentielle memisahkan membran RE dalam bentuk
vesikula-vesikula kecil; mikrosom, tertutupi atau tidak oleh ribosom (Gambar 6.10).
Analisa
hiokimia dari membran tersebut (ditraitmen dengan rihonuklease untuk
mengeliminasi Ribonukleoprotein), memperlihatkan bahwa membran RE mengandung:
• Protein yang terstruktur dan lemak (30% atau
50%).
• Enzim, yang dibutuhkan pada sintesa protein,
pada metabolisme lemak, dan pada fenomena detoxifikasi.
REL dan REG
saling berhubungan, meskipun sukar untuk memisahkan membrannya, namun penyusun
biokimianya dari kedua sistem tersebut berbeda, yaitu:
Ø
Kandungan
fosfolipida lebih tinggi pada REL dari REG.
Ø
Perbandingan
kuantitas fosfolipidal kuantitas kolesterol adalah 15 untuk REG dan 4 untuk
REL.
Ø
Glukosa
6-fosfat terutama terdapat pada REG.
Ø
5-nukleotidase
terutama terdapat pada REL.
Ø
Susunan
dari lemak dan protein ses
uai dengan model Singer - Nicolson.
Fungsi Retikulum Endoplasma
1. Fungsi sintesa
Sintesa
protein ini dilakukan bersama-sama dengan ribosom, di mana protein yang
dibebaskan masuk dalam cavite RE.
a.
SINTESA
lemak: RE bertanggung jawab pada sintesa lemak, membrannya mengandung sistem
enzimatik yang bertanggung jawab pada pemanjangan dan saturasi dari asam lemak.
b.
Sintesa
glyciprotein; protein disintesa oleh REG, dapat berasosiasi pada gula. Sintesa
glycoprotein ini disebut glycosilasi. Berawal pada REG dan berakhir pada AG.
c.
Sintesa
membran; Sistem membraner ini sangat berbeda di mana disintesa fosfolipida dan
protein yang berasal dari pembentukan membran sel.
ᐈ Bet on The Joker, The Joker, The Joker, The Joker, The
ReplyDeleteLucky Club offers a range of online slots and casino luckyclub games at over 200 of the best slot games! Find out which are your favorites and claim your welcome bonus today!